Folder admin
Membuka admin di alamat sendiri, misalnya /backoffice/.
- Di tab Penyamaran, bagian Folder admin, isi Nama folder, misalnya
backoffice. - Nyalakan Pindahkan wp-admin ke folder sendiri, lalu simpan.
- Tunggu status aktif dan lolos uji. Admin sekarang dibuka di
namadomain.com/backoffice/, dan/wp-admin/ditutup bagi pengunjung. - Opsional: nyalakan Tutup wp-login.php supaya pengunjung melihat 404 di alamat login lama.
Kalau sebuah halaman atau tulisan sudah memakai nama yang sama, folder admin tidak diganti dan muncul pesan untuk memilih nama lain. Nama yang dipakai fitur Dapur Admin lain juga tidak bisa dipakai.
Folder admin butuh WordPress satu situs (bukan multisite) dan server yang membaca .htaccess.